Rabu, 01 Juli 2009

value stock vs value premium

Fenomena value premium ditemukan dan telah diteliti di sebagian besar bursa di dunia, yaitu merupakan keunggulan kinerja value stock terhadap glamour stock. Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya keunggulan berinvestasi pada portofolio value stock dibandingkan dengan portofolio glamour stock di Bursa Efek Indonesia. Metode yang dipergunakan adalah penelitian terhadap data sekunder terutama dari Bursa Efek Indonesia dengan populasi seluruh saham perusahaan yang telah listing pada tahun 2003 dan diambil sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu dan diobservasi hingga tahun 2007. Mempergunakan pendekatan portofolio-based analysis untuk memperoleh ekstrapolasi antara value dan glamour maupun pengaruh firm size, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum kinerja portofolio value stock lebih unggul dibandingkan glamour stock. Demikian juga dengan mengakomodasikan faktor firm size, portofolio value unggul baik pada saham perusahaan besar maupun saham perusahaan kecil meskipun pada perusahaan kecil keunggulan value tidak signifikan secara statistik. Perhitungan risk-adjusted performance dengan mempergunakan formula Sharpe Ratio menunjukkan bahwa keunggulan kinerja portofolio value stock tidak terlepas dari pengaruh faktor resiko yang lebih besar pada saham-saham yang digolongkan sebagai value stock.

Kata kunci : Value stock, glamour stock, firm size, sharpe ratio, portfolio-based analysis.

Info Lebih Lanjut: http://digilib.unila.ac.id